DetikNews
Kamis 29 September 2016, 12:59 WIB

Gaming Tak Sekadar Game Tapi Bisa Dijadikan Profesi

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Gaming Tak Sekadar Game Tapi Bisa Dijadikan Profesi Foto: Istimewa
Surabaya - Tren gaming tengah berkembang di kalangan remaja dan anak-anak sebagai penikmat game, namun juga untuk para penggiat bidang gaming dapat momen kesenangan.

Industri game di Indonesia diprediksi bakal terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan dengan nilai yang cukup signifikan. Hal itu ditandai dimulainya banyak developer-developer game baru.

Selain itu tidak hanya sebagai pemain, tapi bisa menjadi pembuat dan penyedia konten tentang gaming, pembicara spesialis bidang gaming, komentator untuk perhelatan gaming dan berbagai cara lainnya yang dapat dilakukan.

"Saat ini game-game asli Indonesia mulai mendapat perhatian baik dari masyarakat dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Dengan membuktikan bahwa pengembang game lokal juga mempunyai kemampuan yang mumpuni maka kami yakin kedepan industri game di Indoensia akan berkembang dengan positif," kata Vincentius Hening pendiri Agate Studio yang juga developer game pemenang award, berbasis di Bandung, di sela Workshop 'Gaming for Living' yang digelar Lenovo Indonesia, di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Kamis (29/9/2016).

Dengan dukungan perangkat yang mumpuni serta spesifikasi yang sesuai dengan masing-masing games yang diciptakan, jelas dia, seorang developer maupun gamer profesional mampu menghasilkan karya yang luar biasa maupun kemenangan dalam setiap kompetisi gaming.

Para gamers di Indonesia juga mulai mau membelanjakan uangnya. Dari 42,8 juta gamers di Indonesia, sekitar 56% atau 24,1 juta gamer mau membelanjakan uanganya untuk bermain game, meski nilainya masih kecil.

Vincent mengatakan angka-angka ini menunjukkan bahwa pasar industri game di Indonesia masih sangat potensial. "Sebagai pelaku di industri ini terus mendorong berbagai pihak untuk ikut menyambut potensi ini. Ibaratnya kini kita bisa kerja dan cari makan dari game," jelasnya.

Ia menambahkan, selain game developer, banyak segmen lain yang bisa memanfaatkan pertumbuhan industri game di tanah air, salah satunya penyedia perangkat seperti komputer.

Ketua Umum Indonesla e-Sport Association (IeSPA) yang menaungi segala bentuk aktivitas games di Indonesia, Eddy Lim menilai industri games di Indonesia sangat potensial. IeSPA telah melakukan dialog dengan beberapa pemerintah daerah mengenai masuknya industri gaming menjadi bagian dari e-sport.

"Masih banyak persepsi negatif tentang bermain game, membuat kami berusaha menjadikan games sebagai olahraga, hingga masuk ke dalam eksibisi olimpiade. Menjadi atlet professional, meraih prestasi terbaik, pasti akan diikuti oleh berbagai keuntungan, termasuk penghasilan," tandasnya.
(iwd/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed