Antisipasi Cuaca Buruk, Unsur Maritim Se-Banyuwangi Gelar Simulasi Kecelakaan Laut

Antisipasi Cuaca Buruk, Unsur Maritim Se-Banyuwangi Gelar Simulasi Kecelakaan Laut

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2016 19:28 WIB
Antisipasi Cuaca Buruk, Unsur Maritim Se-Banyuwangi Gelar Simulasi Kecelakaan Laut
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Mengantisipasi cuaca buruk di perairan sekitar Banyuwangi, personil pengamanan kemaritiman dan perairan se-Banyuwangi menggelar latihan bersama simulasi pertolongan kecelakaan laut, Sabtu (1/10/2016) sore.

Acara yang digelar di Pantai Grand Watudodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo ini, diikuti oleh Tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Banyuwangi, TNI AL, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (Basarnas), Kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOP) Tanjungwangi, Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi serta tim kesehatan dan KUB Pesona Bahari.

"Simulasi penanganan kecelakaan laut ini penting. Kerawanan kecelakaan laut sangat tinggi mengingat perairan di Banyuwangi sangat luas," ujar Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi, kepada detikcom.

Menurut Subandi, simulasi ini dilakukan agar seluruh unsur maritim yang ada di Banyuwangi semakin kompak dalam hal penyelamatan apabila terjadi musibah atau kecelakaan laut.

"Tiga bulan ini diprediksikan kondisi perairan sekitar Banyuwangi tidak aman. Makanya kita siaga dalam penanganan kecelakaan laut. Saat ini kita simulasikan ada kapal nelayan yang tenggelam dan kita melakukan evakuasi penumpang yang tercebur dilaut," tambahnya.

Dalam simulasi tersebut, seluruh personel melakukan latihan evakuasi penumpang selamat, evakuasi penumpang tenggelam dan meninggal didalam kapal dan penyelamatan korban di darat.

Simulasi itu menceritakan musibah laut kapal wisata yang mengangkut enam penumpang tiba-tiba diterjang ombak besar. Akibatnya empat penumpang terjebak di dalam kapal. Sementara dua penumpang lain berhasil menjeburkan diri ke laut dan berhasil berenang ke tepi. Tim gabungan yang mendengar informasi ini langsung bergerak menuju Perairan Grand Watudodol untuk melakukan penyelamatan.

Situasi genting ini tergambar dalam latihan SAR bersama yang dimotori Satpolair Polres Banyuwangi. Penyelamatan itu melibatkan tiga tim SAR, yakni tim lumba-lumba, hiu dan paus. Tim lumba-lumba bertugas melakukan penyelaman. Mereka terdiri dari unsur TNI AL dan Polair Polres Banyuwangi.

"Tim hiu bertugas di atas kapal atau perairan. Petugas dalam tim ini gabungan Polair dan KSOP Tanjungwangi. Untuk Tim paus adalah petugas dari kesehatan dan KUB Pesona Bahari yang siaga di tepi pantai untuk mengevakuasi korban ke darat," pungkas Subandi. (bdh/bdh)
Berita Terkait