Surabaya akan Dijadikan Pilot Project Tanda Tangan Digital

Surabaya akan Dijadikan Pilot Project Tanda Tangan Digital

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 27 Sep 2016 16:11 WIB
Surabaya akan Dijadikan Pilot Project Tanda Tangan Digital
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Surabaya akan dijadikan sebagai salah satu kota pilot project tanda tangan digital. Surabaya sendiri sudah menerapkan dalam urusan administrasi birokrasinya.

Dalam sambutannya di Seminar Pemanfaatan Tanda Tangan Digital Indonesia di JW Marriot, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan bahwa izin suatu usaha di Surabaya dengan mudah bisa dilakukan secara online. Tanda tanganannya pun bisa dilakukan secara digital.

Dan hal yang berbau digital benar-benar dimanfaatkan Risma sehingga anggaran bisa dihemat hingga Rp 25 miliar. Digital telah menghilangkan bentuk fisik dari kertas dan lain sebagainya yang ternyata berharga mahal.

"Dulu kuitansi aja warnanya bisa macam-macam. Printernya aja khusus, mahal. Sekarang printernya nggak kepake," ujar Risma saat memberi sambutan, Selasa (27/9/2016).

Risma benar-benar telah memanfaatkan digital dalam sistem birokrasinya. Selain hal fisik yang bisa dihilangkan, Risma juga memanfaatkan digital untuk menyiasati kurangnya pegawai.

Setiap tahun, kata Risma, pegawai pensiun Pemkot Surabaya bisa mencapai 800-1.000 orang. Padahal penerimaan pegawai hingga tiga tahun pun tak bisa mencapai angka itu. Karena itu Risma memanfaatkan digital untuk orang-orang yang 'menghilang' tersebut.

"Kelurahan dimerger, UPT dimerger," kata Risma.

Merger tersebut juga bisa menghemat anggaran. Kecamatan pun setiap harinya harus mengirim laporan secara online. Jika tidak maka tunjangan kinerja tidak akan diberikan. "Semua pelayanan publik kami juga digital, online. Dan ini aplikatif, setiap harinya diterapkan," tandas Risma. (iwd/fat)
Berita Terkait