Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan ribuan personil sengaja dikerahkan sebagai antisipasi perlawanan dari ribuan santri padepokan. Karena ujar Kombes Argo, menurut data yang masuk, santri padepokan tersebut mencapai 5 ribu orang lebih.
Untuk satuan Brimob kata Argo, pihaknya mengerahkan sebanyak 600 personel,lainDalmas,Jatanras, dan anggota dari PolresProbolinggo, serta dari unsur TNI.
|
Hingga siang ini, ribuan polisi dan water canon serta kendaraan taktis masih siaga di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.
Sementara itu, polisi dari Polda Jatim dibantu petugas dari Polres Probolinggo masih menyisir santri yang diduga bersembunyi di pemukiman warga.
Dari dalam rumah Dimas Kanjeng Taat Pribadi, polisi terlihat mengamankan beberapa berkas dan dokumen padepokan guna penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini polisi masih terus melakukan penjagaan dan mencari bukti-bukti lain di padepokan Dimas Kanjeng. "Dimas Kanjeng diduga telah menjadi otak pembunuhan terhadap dua orang santrinya. Itu yang menjadi tujuan kami yang utama," jelas Kombes Argo. (bdh/bdh)












































Foto: M Rofiq