Korban adalah Yohanes Tanjung. Pria 51 tahun tersebut tewas saat kebakaran terjadi. Diduga Yohanes gagal keluar rumah karena tumbang setelah mengisap banyak asap kebakaran.
"Saat melakukan pemadaman, kami mendapat laporan bahwa ada salah satu penghuni yang masih berada di dalam rumah," ujar Kasi Pencegahan dan Pengendalian PMK Surabaya Sukarno, Rabu (21/9/2016).
Namun petugas PMK saat itu belum bisa melakukan penyisiran karena terlebih dahulu harus melakukan pemadaman hingga tuntas. Setelah api bisa dilokalisir, petugas PMK segera melakukan penyisiran di atas puing kebakaran.
Di depan sebuah kamar di bagian belakang, petugas PMK menemukan jasad Yohanes. Tubuh pemilik klinik untuk pasangan suami istri ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbakar. Petugas segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke kamar mayat RSU dr. Soetomo.
Kebakaran itu sendiri berlangsung selama lebih kurang satu jam. 11 unit mobil PMK dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Api diduga berasal dari bagian tengah rumah. Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. (fat/iwd)










































