Hal tersebut membuat alumni SMP Petra 2 Surabaya angkatan tahun '85 melakukan aksi penolakan Risma ke Jakarta, Sabtu (17/9/2016).
Juru bicara alumni SMP Petra 2 Surabaya angkatan 85, Eric Pattipeilohy, menegaskan, dia dan seluruh alumni tidak rela jika Risma harus meninggalkan Surabaya untuk ikut Pilkada DKI.
"Kami sangat banga memiliki Bu Risma atas kerjanya dalam membangun kota dan membuatnya makin indah," katanya saat melakukan aksinya di depan Balai Kota Surabaya.
Eric juga yakin dengan kepemimpinan Risma kali kedua akan mampu menjadikan Surabaya lebih dikenal dan terkenal secara nasional maupun internasional. "Kami sangat yakin warga Surabaya lainnya tidak akan rela seperti kami jika Bu Risma harus ke Jakarta. Kami tidak rela," tegasnya.
Pria asli kelahiran Gubeng, Surabaya bersama para alumni lainya akan melakukan gerakan bawah tanah dengan memberikan stimulan kepada warga Surabaya untuk menolak Risma ke Pilgub DKI.
Bagaimana jika Risma mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk ikut dalam Pilkada DKI? "Jika memang Bu Risma memilih tetap berangkat itu adalah hak beliau. Tapi kami yakin Bu Risma akan tetap dan akan meneruskan kepemimpinan 5 tahun kedepan," pungkas Eric.
Dalam aksinya, para alumus SMP Petra 2 Surabaya ini mengenakan kaos warna abu abu dengan tulisan 'Surabaya' yang dianggap sebuah bentuk dukungan mereka agar Risma tetap di Surabaya. (ze/iwd)










































