Penangguhan Dikabulkan, Wawali dan Eks Wali Kota Probolinggo Hadiri Acara Musik

Penangguhan Dikabulkan, Wawali dan Eks Wali Kota Probolinggo Hadiri Acara Musik

M Rofiq - detikNews
Rabu, 14 Sep 2016 17:54 WIB
Penangguhan Dikabulkan, Wawali dan Eks Wali Kota Probolinggo Hadiri Acara Musik
Wawali dan eks wali kota Probolinggo hadiri acara usai penangguhan/Foto: M Rofiq
Probolinggo - Wakil Wali Kota Probolinggo Suhadak dan eks Wali Kota Probolinggo HM Buchori, terekam kamera saat menghadiri penutupan Semipro (Seminggu di Probolinggo) yang dihadiri Cita-Citata, Cak Lontong dan lain-lain, di alun-alun kota setempat, 4 September 2016.

Mereka berdua bukannya dirawat di rumah sakit, setelah penangguhan penahanan diterima kejaksaan, namun melenggang bebas menghirup udara segar. Mereka tersangka kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) tahun 2009, APBN senilai Rp 15.907 milar.

Keduanya sesekali tersenyum saat menyapa warga. Bahkan, wakil wali kota masih terlihat melakukan kegiatan pemerintahan sehari-hari.

Penangguhan penahanan keduanya disesalkan warga. Sebab mereka hanya ditahan di Rutan Medaeng hanya 5 hari. Pada 16 Agustus 2016 lalu, kejaksaan mengabulkan penangguhan penahanan dengan alasan ke duanya sakit.

Agus Salim, warga Kota Probolinggo, sangat menyesalkan keduanya bisa menghirup udara bebas padahal menjadi tersangka.

"Apa seperti itu seorang tahanan, dengan korupsi miliaran rupiah, kok masih tetap menghirup udara segar. Bahkan, keduanya hanya ditahan selama 5 hari saja. Kan tidak adil," ungkap Agus, kepada wartawan.

Hal senada dikatakan aktivis anti korupsi Kota Probolinggo, Buchori Muslim. Dia juga sangat menyayangkan keduanya bisa dikabulkan penangguhannya.

"Sepertinya ini sangat tidak adil, logikanya korupsi sebanyak miliaran rupiah hanya ditahan beberapa hari saja. Dan sekarang masih bisa menghirup udara bebas," tambah Buchori.

Suhadak dan Sugeng jadi tersangka kasus korupsi sebesar Rp 1.68 miliar. Saat itu, HM Buchori menjabat wali kota mengerjakan proyek pendidikan dari APBN senilai Rp 15.907 miliar untuk menggarap meubeler sekolah-sekolah. Sedangkan Sugeng sebagai rekanan dan kini menjabat wakil wali kota.

(fat/fat)
Berita Terkait