Truk dengan nopol S 9935 C itu dikemudikan oleh Ulul Absor, Warga Balen itu ini hendak mengantar karyawan toko swalayan dan siswa SMKN Kanor yang sedang magang kerja untuk wisata di kolam renang yang berada di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo.
"Penumpang yang berada di bak truk sontak menjerit histeris dan berjatuhan di jalan raya, warga sekitar tadi membantu korban," kata Ahmad, Warga Talun kepada detikcom, Sabtu (27/8/2016).
Korban yang luka langsung dilarikan ke RSU Sumberejo dan RSI Muhamadiyah. Untuk mendapat pertolongan medis.
Polisi yang turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Diduga oleng truknya sehingga terguling dan ini akan kita olah TKP dulu nanti," jelas Ipda Mukari, anggota Lantas Polres Bojonegoro.
Informasi yang dihimpun, puluhan penumpang truk hanya mengalami luka-luka. Dari data pihak rumah sakit dan Satlantas Polres Bojonegoro terdapat 20 korban yang dirawat.
Foto: A Rofiq |
Korban di RSUD Sumberejo:
1. Fita (19) pelajar- Desa Kuniran, Balen
2. Laila (23) swasta- Nglarangan, Kanor
3. Kila (15) pelajar- Bungur, Kanor
4. Salma (23) swasta- Bulu, Balen
5. Iin (18) swasta- Margoagung, Sumberejo
6. Yani (18) Pelajar- Desa Piyak, Kanor
7. Bahrul (20) swasta- Desa Pekuwon, Sumberejo
8. Lia (19) swasta- Desa Teleng, Sumberrejo
9. Risky (20) swasta- Desa Mojoagung, Soko, Tuban
10. Wanda Mega (20) swasta- Desa Margomulyo, Balen
11. Isma (20) Swasta- Balen
12. Arifin (45) Swasta- Sumberejo
13. Eka (20) swasta- Temu, Kanor
14. Sumi (19) pelajar- Kanor
15. Silvi (20) swasta-Ngadiluhur, Balen
RSI Muhamamdiyah Sumberejo:
1. Tutut (19) swasta- Kanor
2. Ahmad Sholeh (16) pelajar- Semambung Kanor
3. Sunaryo (22) swasta- Sumberrejo
4. M. Khabib (18) swasta- Samberan, kanor
5. Ulul Absor (20) swasta/sopir asal Bulu, Balen
Sementara itu pihak sekolah membenarkan jika ada korban siswanya yang ikut dalam kecelakaan tersebut tetapi belum tahu jumlahnya.
"Ada siswa kita yang sedang magang di Isma Swalayan sejak awal Agustus yang turut jadi korban, tapi kita masih cek jumlahnya di rumah sakit," kata Slamet Budi, salah satu guru SMK Kanor kepada detikcom di RSU Sumberejo. (ugik/ugik)












































Foto: A Rofiq