Ratusan sak raskin itu tumpah dari truk bernopol DX 9537 AX yang dikemudikan Sunardi (45), asal Genteng, Banyuwangi. Menurut sopir truk, beras tersebut diambil dari gudang Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Sembung, Kecamatan Perak, Jombang.
Sedikitnya 20 ton raskin di atas truk yang dia kemudikan itu akan dikirim ke Bali. Namun, saat melintas di tikungan tajam Desa Denanyar ke arah Surabaya, muatan raskin tumpah.
Diduga isi muatan yang terlalu tinggi dan ikatan yang kurang kuat membuat ratusan sak beras tumpah. Kontur tikungan di lokasi kecelakaan memang memiliki kemiringan yang cukup curam.
"Karena kemiringan tikungan terlalu curam jadi tadi beban lebih berat ke kanan. Sehingga separuh muatan tumpah kejalan," kata Sunardi di lokasi.
Beruntung tumpahnya ratusan sak beras itu tak menimpa pengguna jalan lain. Hanya saja, beras yang berserakan di separuh lajur jalur nasional Surabaya-Madiun, membuat arus lalu lintas tersendat.
Sunardi mengaku, insiden ini membuat pengiriman raskin ke Bali tertunda. Pasalnya, saat ini dia menunggu tenaga bantuan untuk menaikkan kembali ratusan sak raskin ke atas truk.
"Biasanya dalam dua hari sudah tiba di Bali, Namun, akibat kejadian ini kemungkinan besar akan molor," pungkasnya. (fat/fat)











































