Dari informasi yang dihimpun detikcom, Senin (22/8/2016), alat berat berwarna kuning itu dioperatori oleh Zainal Arifin. Zainal sudah mengoperasikan alat berat itu selama satu setengah jam.
Saat sedang digunakan, tiba-tiba muncul asap di bagian depan ekskavator. Zainal yang kaget langsung turun dan berlari menjauh dari ekskavator. Namun setelah menjauh, Zainal buru-buru kembali ke ekskavatornya.
"Sopir (operator) alat berat itu kembali ke kendaraannya yang masih berasap," ujar Mashuri, salah satu saksi mata.
Ternyata Zainal kembali hanya untuk mematikan mesin ekskavator yang masih menyala. Meski mesin dimatikan, namun asap terus mengepul dan akhirnya terlihat api di bagian mesin. Api semakin membesar dan membakar bagian dalam ekskavator.
Satu unit mobil PMK lalu datang ke lokasi. Tidak butuh waktu lama bagi petugas PMK untuk memadamkan api. Namun proses pembasahan terus dilakukan meski api sudah mati.
"Ekskavator itu datangnya hari Minggu kemarin, namun baru dioperasikan siang tadi," kata Mashuri.
Belum bisa dipastikan dengan pasti penyebab terbakarnya ekskavator itu. Namun dugaan kuat adalah korsleting listrik pada bagian mesin. (fat/iwd)










































