Orang Gila Mengamuk Bacok Satu Keluarga di Mojokerto

Orang Gila Mengamuk Bacok Satu Keluarga di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 14 Agu 2016 21:31 WIB
Orang Gila Mengamuk Bacok Satu Keluarga di Mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Pengidap gangguan jiwa tiba-tiba mengamuk dan membacok satu keluarga yang juga tetangganya sendiri dengan parang. Pelaku yakni Agus Hadiyanto, warga Desa Sedati, Kecamatan Ngoro.

Saksi mata Saiful Arifin (53) mengatakan, sebelum insiden berdarah itu terjadi, Agus sempat mendatangi rumah Kepala Desa Sedati untuk meminta obat penenang yang kebetulan habis. Pelaku memang sejak lama mengidap gangguan jiwa, sehingga harus rutin minum obat penenang.

Merespon permintaan Agus, kades pun meminta bantuan perangkatnya untuk membelikan obat penenang. Sementara perangkat desa yang lain membelikan pelaku dua bungkus rokok dengan harapan supaya tenang.

"Pelaku dibelikan dua bungkus rokok di rumah saya oleh Pak Bayan supaya tenang. Kemudian pelaku pulang sambil merokok," kata Arifin kepada wartawan di lokasi.

Bukannya tenang, lanjut Arifin, Agus justru mendatangi rumah keluarga IrianJuwono (47) yang tak lain tetangga pelaku. Saat hendak masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang, pelaku bertemu dengan PutriJuwono, DiniIrianti (19) yang sedang membuat rujak bersama temannya,SelviAngelina.
Sekeluarga dibacok orang gila mengamuk


"Teman Dini tiba-tiba dibacok pelaku dengan parang dari arah belakang," terangnya.

Tak hanya itu, Agus yang kalap juga menyerang Dini. Kedua korban pun hanya bisa berteriak meminta pertolongan. Teriakan kesakitan Dini dan temannya membuat Juwono dan istrinya, Mutmainah (40) yang semula asyik nonton TV di dalam rumah datang membantu.

Namun, pasangan suami-istri itu bernasib sama. Keduanya juga menjadi korban amukan Agus. Beruntung warga sekitar datang membantu sehingga pelaku bisa diamankan dan diberi obat penenang.

"Pelaku sakit jiwa sejak bertahun-tahun, tiap hari harus minum obat penenang. Tapi kemarin obatnya habis, keluarga mencarikan sampai tadi belum dapat," ujar Arifin.

Sementara Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Suyono menuturkan, akibat penyerangan itu, keempat korban harus dirawat di RS Darma Husadha Ngoro.

Menurut dia, Juwono mengalami luka bacok di telapak tangan dan lengan tangan kiri, Mutmainah luka bacok di kepala dan punggung, Dini luka bacok di punggung, sedangkan Selvi mengalami luka bacok pada bahu kanan.

"Pelaku kami amankan di Polsek Ngoro untuk pemeriksaan. Dari keterangan saksi, pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RS Sumberporong Lawang," tandasnya. (fat/fat)
Berita Terkait