Alasan Lain Operasional Air Mancur Menari, Risma: Agar Wargaku Dapat Insentif

Zainal Effendi - detikNews
Selasa, 09 Agu 2016 14:20 WIB
Foto: Rois Jajeli/detikcom
Surabaya - Air mancur menari selalu dinyalakan tiap Sabtu pukul 20.00 WIB-21.00 WIB selama 60 menit. Jam operasional ini bukan tanpa alasan. Sang penentu kebijakan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku hal itu dilakukan agar wisatawan menginap di Kota Pahlawan.

"Itu supaya dia nginap. Kalau jam 20.00 sampai jam 21.00 sudah terakhir, wong sudah flight terakhir. Sudah tidak bisa, wong flight terakhir," kata Risma pada detikcom, Selasa (9/8/2016).

Wali kota perempuan pertama di Surabaya menegaskan penentuan jam operasional air mancur menari yang melengkapi Jembatan Suroboyo yang dibangun di atas laut, merupakan hak Risma sebagai pembuat kebijakan.

"Sengaja itu, kalau jam 19.00 WIB ada kesempatan dia pulang, kalau gak aku kan gak dapat apa apa," ungkap Risma.

Risma mengaku kebijakan ini dilakukan agar warga Surabaya juga mendapat insentif dari pembangunan jembatan yang mempunyai panjang sekitar 400 meter.

"Ya itu kan hak ku, aku kan gak narik. Supaya wargaku dapat insentif, makanya sekarang hotel di Surabaya penuh," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengungkapkan permainan air mancur menari yang diiringi lagu sama sekali tidak terkendala biaya. Sayangnya Erna tidak menyebutkan berapa biaya untuk air menari selama 60 menit.

"Kalau biaya nggak ada masalah. Karena masih jauh lebuh mahal operasional rumah pompa," kata Erna melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (13/6) lalu.

Erna pun mengungkapkan alasan permainan air mancur menari hanya 60 menit. Menurutnya, ada beberapa pertimbangan lain, salah satunya agar masyarakat tidak cepat bosan.

"Kalau dinyalakan tiap hari nanti masyarakat cepat bosan dan juga pertimbangan yang lain, sehingga pemkot memilih menyalakan hari Sabtu malam," pungkas Erna. (ze/fat)