Ada Dugaan Pungli di Lapas Banyuwangi

Ada Dugaan Pungli di Lapas Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 04 Agu 2016 22:20 WIB
Ada Dugaan Pungli di Lapas Banyuwangi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Dugaan praktik pungli diresahkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Puluhan warga binaan khususnya yang terjerat kasus narkoba protes keras terkait adanya pungli tersebut.

Modusnya, oknum Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Banyuwangi diduga menakut-nakuti warga binaan akan dipindah ke luar kota (layar).

"Beragam punglinya. Mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. Kalau mbayar ya selamat. Kalau tidak mbayar ya dilayar," ujar Irawan, salah satu warga binaan Lapas Banyuwangi, kepada detikcom, Kamis (4/8/2016) via sms.

Bahkan tambah Irawan, untuk memuluskan modus yang dijalankannya, oknum KPLP tersebut juga mengaku masih saudara Dirjen di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM), dan mengklaim bisa mengatur siapa saja warga binaan yang akan dilayar keluar daerah.

"Warga binaan pada takut, dan yang menjadi korban terpaksa menuruti permintaanya," tambah Irawan.

"Modusnya mengedarkan daftar nama warga binaan yang akan di layar dengan alasan over capasitas, dari sana oknum tersebut memanfaatkan siapa yang membayar akan diberikan fasilitas tidak dipindahkan dan yang tidak membayar sudah pasti akan dipindah ke luar daerah," jelasnya.

Sementara itu, Wahyu, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Lapas Banyuwangi saat dikonfirmasi media membantah adanya pemerasan di Lapas Banyuwangi.

Bahkan dirinya mengaku kerap mendapatkan iming-iming uang suap dari napi yang tidak mau dipindahkan ke Lapas daerah lain. Wahyu justru balik mengancam untuk membongkar kelakuan sejumlah penghuni lapas yang diduga melakukan aktifitas penyalahgunaan narkoba, serta adanya warga binaan yang menggunakan handphone, yang seharusnya dilarang di dalam lapas.

"Tidak benar informasi itu, iming-iming duit saya tolak kok, kalau saya mau, justru akan saya bongkar kelakuan napi yang nyabu dan pake HP, kan dilarang di dalam Lapas," ujar Wahyu.

Saat disinggung terkait alasan dan pertimbangan pihak Lapas Banyuwangi memindah warga binaan ke lapas daerah lain, Wahyu enggan menjelaskan secara rinci.

"Mereka kita pindah dengan berbagai pertimbangan, baik pertimbangan teknis maupun keamanan," pungkasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait