Akibat kecelakaan ini, 11 siswa bergelimpangan di jalan dan terluka. Dari jumlah itu, 9 korban dirawat di Puskesmas Mojowarno. Pelatih Paskibraka Aiptu Dimyati mengatakan, pagi ini sedianya Paskibraka Mojowarno akan berlatih di lapangan di depan kantor Kecamatan Mojowarno.
Pasukan yang akan mengibarkan bendera pusaka pada upacara 17 Agustus nanti itu berbaris keluar dari kantor kecamatan menuju lapangan. Naas, saat pasukan 17, atau pasukan paling depan keluar ke Jalan Merdeka, melaju kencang truk yang dikemudikan Syaiful Arif (40), asal Benowo, Surabaya dari utara ke selatan.
"Saat pasukan 17 keluar ke jalan, kami sudah stop jalan. Namun, sopir truk malah menoleh ke kiri, dia tak melihat kalau ada barisan siswa di depannya," kata Dimyati di lokasi kecelakaan.
Kapolsek Mojowarno AKP Wilono menuturkan, anggota Paskibraka merupakan siswa SMPN 1 Mojowarno.
"Yang dirawat di Puskesmas Mojowarno 9 orang, satu orang mengalami patah kaki," terangnya.
Sementara Kasat Lantas Polres Jombang AKP Mellysa Amalia menambahkan, dari 9 korban yang menjalani perawatan, satu diantaranya patah kaki. Korban dirujuk ke RSUD Jombang. Sedangkan 6 siswa lainnya cidera otak ringan.
"Sopir truk sudah kami amankan untuk kami periksa. Untuk sementara penyebabnya karena sopir mengantuk," tandasnya.
Daftar nama Paskibraka Mojowarno yang menjadi korban kecelakaan yakni:
1. Fadhilah Ilham (14), asal Desa Penggaron Mojowarno
2. Estia Dwi Arfiana (14), asal Desa Mojojejer, Mojowarno
3. Feby Dini Anugrah Ilahi (15), asal Desa Kedawung, Kecamatan Ngoro
4. Rika Fadilah Arianti (14), asal Desa Sanggar Arum, Mojowarno
5. Silvi Olifia (14), Desa Menganto, Mojowarno, mengalami patah kaki. Korban dirujuk ke RSUD Jombang
6. Aminatus Sholicha (14), Desa Mojojejer, Mojowarno
7. Tesa Febriani (13), Desa Mojowangi, Mojowarno
8. Nanda Pratiwi (13), Desa Kedungpari, Mojowarno
9. Jesica Paulin Povit (14), Desa Mojowangi, Mojowarno (fat/fat)











































