Aksi empat Harimau Benggala menyantap makanan disaksikan langsung para pengunjung di tiger exibit Taman Safari Prigen, Pasuruan, Sabtu (30/7/2016) saat acara tumpengan memperingati World Tiger Day.
Mereka sangat antusias karena sangat jarang melihat satwa karnivora menyantap daging segar yang diberikan para keeper. Biasanya, harimau-harimau ini diberi makan pagi hari sebelum banyak pengunjung datang.
Tumpengan sengaja digelar selain untuk memperingati Hari Harimau se-Dunia 29 Juli, juga dimaksudkan untuk mengkampanyekan "save tiger" dari kepunahan. Populasi harimau di alam bebas terus menurun seiring dengan masifnya kerusakan hutan yang merupakan habitat mereka.
Tentu saja, tumpeng yang disediakan bukan berbahan nasi, melainkan tumpukan daging. Sebelum diberikan pada empat Harimau Benggala dewasa di tiger exibit, empat tumpeng terlebih dulu didoakan. Tujuannya untuk keselamatan harimau-harimau di alam bebas.
Tumpeng kemudian diletakkan di empat lokasi berbeda di tiger exibit. Setelah siap, empat ekor Harimau Benggala kemudian dikeluarkan dari kandang. Kontan saya, aroma daging segar tumpeng langsung tercium. Harimau-harimau tersebut langsung berlari menuju tumpeng-tumpeng daging.
Seru! Karena meski disediakan empat tumpeng, harimau-harimau tersebut sempat berduel untuk berebut tumpeng terdekat. Namun duel berlangsung singkat karena harimau yang lebih kuat yang berkesempatan menikmati santapan terdekat. Harimau-harimau lainnya pun langsung mengendus daging lain di posisi berbeda. Dan dalam sekejap, tumpukan daging yang disediakan ludes.
"Menjaga populasi harimau merupakan tanggungjawab kita bersama. Kita berharap acara ini bisa mengkampanyekan perlindungan habibat satwa ini," kata Eko Windarto, Wildlife Education Supervisor Taman Safari Prigen.
Eko menyebut saat ini populasi harimau di alam bebas terus berkurang. Bahkan tiga jenis harimau sudah punah yakni Harimau Jawa, Harimau Bali dan Harimau Kaspia. Menurut dia, Harimau Benggala di alam bebas tersisa 1500 ekor sedangkan Harimau Benggala hanya 400 ekor.
"Di sini ada sekitar 30 ekor Harimau Benggala. Setiap tahun kami bisa breeding," pungkasnya. (bdh/bdh)










































