Bupati Malang Pimpin NasDem Jawa Timur

Bupati Malang Pimpin NasDem Jawa Timur

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 28 Jul 2016 02:26 WIB
Bupati Malang Pimpin NasDem Jawa Timur
Foto: Rois Jajeli/detikcom
Surabaya - Bupati Malang, Rendra Kresna mendapatkan perintah dari Surya Paloh untuk memimpin Partai NasDem di Jawa Timur. Rendra yang menjabat Ketua DPD Golkar Malang ini menggantikan Effendi Choirie.

"Pak Surya Paloh (Ketua Umum DPP Partai NasDem) memberi tugas ke saya untuk memimpin Partai NasDem Jawa Timur," kata Rendra Kresna, Rabu (27/7/2017).

Rendra mengaku tidak bisa mengelak dari tugas yang diberikan Surya Paloh yang pernah menjadi seniornya di Partai Golkar tersebut.

Surya Paloh memberikan target kepada Rendra, agar pada pemilihan umum legislatif 2019 nanti, NasDem bisa meraih posisi tiga besar di Jawa Timur.

"Berat memang tugas yang diberikan pak Surya Paloh kepada saya, karena target dari beliau, di Jawa Timur kita harus masuk 3 besar," tuturnya.

"Waktu dua tahun lebih tidak bisa hanya ada wacana saja, tapi ada langkah konkret untuk mencapai target 3 besar. Karena itu perlu dukungan dari organisasasi yang solid dan didukung dengan data-data yang valid," terangnya.

Nantinya Rendra akan tetap berkoordinasi dan meminta arahan dari Effendi alias Gus Choi yang sebelumnya menjadi Ketua DPW Jatim. Gus Choi saat ini diberi tugas menjabat sebagai Sekjen DPP NasDem.

"Beliau akan memimpin di organisasi yang lebih besar dan se-Indonesia. Tapi saya minta dengan hormat kepada Gus Choi untuk memberikan arahan-arahan untuk meningkatkan pencapaian selama ini," terangnya.

Sementara itu, Gus Choi menyebut dengan terpilihnya Rendra sebagai ketua DPW NasDem, maka otomatis Rendra tidak lagi berada di Golkar.

"Saya optimis, Partai NasDem dipimpin Kakak Rendra akan bisa mencapai target 3 besar di Jatim sesuai dengan tugas yang diberikan Pak Surya Paloh," ujarnya.

Soal posisi barunya, Gus Choi mengaku siap mengemban tugas yang diamanatkan Paloh.

"Saya memang dipanggil Pak Surya Paloh. Intinya saya siap ditugaskan di mana saja," ujarnya.

(roi/fdn)
Berita Terkait