Pria tersebut bernama Ferry Ekowarno (34), warga Jombang yang tinggal di Jalan Tanah Merah Utara. Belum diketahui motif Ferry melakukan bunuh diri.
Dari informasi yang dihimpun, Rabu (27/7/2016), Ferry terlihat masuk ke ITC seperti pengunjung biasa. Ferry kemudian terlihat ada di area parkir di lantai lima di bagian utara ITS.
Sempat cukup lama di lantai lima, Ferry kemudian naik ke roof top. Di sana Ferry mulai melakukan ancang-ancang. Dia berjalan ke sana kemari dan mulai naik ke dinding pembatas. Ferry yang bersiap hendak melompat terlihat oleh tiga petugas parkir yang berada di bawah.
Tiga petugas parkir itu adalah Khoirul Anam, Fadli, Syafii. Mereka meneriaki Ferry dan meminta Ferry tak melakukan aksinya. Namun peringatan itu tak dihiraukan Ferry.
"Kami sudah teriak tapi tetap saja orang itu melompat," ujar Anam.
Anam melihat Ferry melompat. Tubuh Ferry melayang dan kepalanya sempat terantuk dan tersangkut di lantai lima. Namun tubuh Ferry kemudian melayang lagi turun. Ferry menjejak tanah dengan kepala terlebih dahulu. Ferry tewas di lokasi dengan kondisi kepala pecah.
"Dari korban kami temukan dompet yang berisi identitasnya. Dari sakunya kami temukan uang Rp 10 ribu. Jenazah sudah kami evauasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo," kata Kapolsek Simokerto Kompol Herman Hosnol.
Herman mengaku belum tahu motif apa yang melatarbelakangi Ferry melakukan bunuh diri. Belum ada keluarga yang datang dan memberikan informasi. (iwd/bdh)










































