Pemindahan ini dilakukan untuk menjaga agar benda-benda cagar budaya tidak dijarah oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab. Petugas Dinas Purbakala, Nonik Kristiana mengatakan saat ini bangunan Museum Penataran sudah tua dan rapuh, sehingga perlu dipugar.
"Untuk sementara ratusan benda-benda cagar budaya kita pindahkan dan kita amankan, sambil menunggu proses renovasi Museum selesai. Total yang kita pindahkan sekitar 200-an benda cagar budaya. Museum penataran sendiri dibangun tahun 1995 dan belum pernah dipugar," kata Nonik Kristiana.
Dengan sangat hati-hati, para pekerja mengepak dan membungkus benda-benda cagar budaya dengan kardus. Sebelum proses pemindahan, petugas museum yang berjumlah 7 orang mencatat dan mendata setiap banda-benda cagar budaya.
Bahkan, satu per satu benda-benda cagar budaya juga difoto untuk dokumentasi, agar saat dikembalikan nanti tidak keliru atau tertukar.
Museum Penataran sendiri, saat ini mempunyai sekitar 300-an benda cagar budaya. Benda-benda cagar budaya tersebut, terdiri dari berbagai macam zaman atau kerajaan. Seperti Kerajaan balitung-Jateng, Kerajaan Kadiri, Kerajaan Singosari serta Majapahit. (fat/fat)











































