Gerai yang dikunjungi John adalah gerai Kebab Baba Rafi di Carrefour Dukuh Kupang. Begitu keluar dari mobil sedan Mercy hitam yang membawanya, John segera disambut oleh sang pemilik Kebab Baba Rafi, Hendy Setiono. Di depan John, Hendy menjelaskan secara singkat tentang waralaba kulinernya, termasuk penggunaan daging sapi asal Selandia Baru dalam setiap olahan kebabnya.
Pria 33 tahun tersebut kemudian mengajak John menuju ke bagian dalam gerai. Dipandu oleh Hendy, John berusaha meracik kebab. Beberapa semprotan saus terlihat ia tebarkan di racikan kebabnya.
"Very simple, easy business," ujar Hendy kepada wartawan menirukan apa yang dikatakan John saat meracik kebab, Selasa (19/7/2016).
Tidak hanya meracik, John juga menyempatkan mencicipi kebab monster, inovasi kebab yang ukurannya lebih besar. Menurut Hendy, John salut atas usaha waralaba yang dijalankan Hendy. John ingin agar usaha waralaba ini terus berkembang.
"Dan pak perdana menteri menawarkan agar kami membuka gerai di Selandia Baru," kata pria yang drop out dari kuliahnya karena menggeluti bisnisnya ini.
John tak lama berada di situ, hanya sekitar 20 menit. Setelah meracik dan mencicipi kebab serta berfoto bersama, John dan rombongan segera meninggalkan lokasi.
"Kami merasa terhormat dan bangga bahwa Perdana Menteri Selandia Baru bisa mengunjungi salah satu gerai kami," pungkas Hendy yang mengklaim telah mempunyai 1.265 gerai di sembilan negara termasuk Indonesia. (iwd/fat)











































