Pantauan detikcom di SDN Model di Jl Wijinongko, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi sejak pukul 06.00 WIB sudah ramai didatangi oleh siswa dan wali murid. Guru-guru berjajar rapi menyambut siswa-siswi di pintu masuk sekolah.
Foto: Aditya MT/detikcom |
Diiringi lagu 'Hari Pertamaku Sekolah' para murid, orangtua dan guru-guru saling bersalaman. Hal yang sama juga ditemui di SDN Penganjuran V di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi.
Para murid diantar oleh orangtua mereka masuk ke kelas masing-masing. Di dalam kelas para orangtua dan murid ini diajak untuk berkenalan dan membentuk kepengurusan kelas.
Foto: Aditya MT/detikcom |
Di dalam kelas beragam ekspresi ditampilkan oleh anak-anak. Ada yang bergelayut manja dengan ayah atau ibunya, antusias mendengarkan penjelasan guru, ada yang asyik bercanda dengan temannya dan yang tampak malu-malu.
Salah satu siswi kelas 1 SDN Penganjuran V yang bernama Narsyah Artika Devi tampak menggenggam erat tangan ibunya. Bocah lulusan dari TK Dharma Wanita ini mengaku senang karena masuk SD.
"Senang sekali. Hari ini pakai tas dan sepatu baru," kata Devi di depan ruang kelasnya di SDN Penganjuran V, Jl Ahmad Yani, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Senin (18/7/2016).
Foto: Aditya MT/detikcom |
Sementara sang ibu Nursiya mengaku senang mengantar anaknya ke sekolah di hari pertama. Apalagi wanita yang bekerja di bagian umum Kantor Bupati Banyuwangi ini mendapat toleransi keterlambatan untuk mengantar anaknya.
"Senang sekali bisa mengantar anak sekolah di hari pertama ini, saya bisa ketemu wali kelas dan mengenal teman-temannya. Saya juga tidak takut terlambat karena sudah ada imbauan dari Bupati," terangnya.
Di lokasi yang sama ada juga kunjungan dari Meitina Ventini (Titin), staf Direktorat Pendidikan Keluarga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kunjungannya ini dalam rangka penugasan Kemendikbud untuk mengecek program hari pertama sekolah orangtua mengantar.
"Saya lihat di dua SDN tadi relasi antara orangtua, murid dengan guru itu dekat, hangat bahkan ada yang berpelukan dan saya terharu. Hampir semua murid-murid di SDN Model dan SDN Penganjuran V ini diantar orangtuanya baik ayah atau ibunya," terang Titin.
Foto: Aditya MT/detikcom |
Titin berharap proses belajar-mengajar di sekolah bisa maksimal. Titin juga mengapresiasi Banyuwangi sebagai kota yang religius.
"Mudah-mudahan di Banyuwangi bisa mencetak anak-anak terbaik, penerus bangsa, menjadi amanah, anak-anak yang berkarakter kuat dan punya semangat dan bisa membangkitkan dan mengharumkan nama Banyuwangi. Apalagi saya lihat kota ini warganya juga religius," jelasnya. (ams/trw)












































Foto: Aditya MT/detikcom
Foto: Aditya MT/detikcom
Foto: Aditya MT/detikcom
Foto: Aditya MT/detikcom