"Kami siapkan dana Rp 12 miliar untuk renovasi Pasar Legi. Cuma ya melihat dulu hasil penyelidikan, apa beton-beton penyangga dan rangkanya masih kuat kalau cuma direnovasi. Kalau memang sudah rapuh, kami bongkar total awal tahun 2017 mendatang," kata Wali Kota Blitar, Moch Samanhudi Anwar ditemui di sela pertemuan dengan para pedagang, Kamis (14/7/2016).
Saat ditanya besarnya modal usaha yang akan diberikan ke pedagang, Samanhudi belum bisa memastikan. "Kita cari tahu dulu jumlah yang butuh dana berapa ratus orang, pokok biar adil dan rata semua kebagian terus cepet bisa jualan,"tambahnya.
Sedangkan untuk lokasi yang akan dipakai tempat berjualan, halaman parkir Pasar Legi bagian depan dan belakang nantinya akan dimanfaatkan. Untuk tempat parkir, akan ditata di luar areal pasar, terutama jalan samping kanan dan kiri pasar.
Meski berpindahnya tempat parkir di luar pasar berpotensi kemacetan luar biasa untuk jalur utama lalu lintas Kediri-Blitar- Malang, namun Pemkot Blitar bisa meringankan para pedagang yang menjadi korban kebakaran.
Sementara seorang pedagang, Suliatin (58) akhirnya mampu menghentikan air matanya. Harapan hidupnya kembali tumbuh setelah mendengar kabar melegakan tentang usaha dagangnya yang menjadi debu akibat kobaran jago merah yang melalap habis Pasar Legi Kota BlItar.
"Alhamdulillah, dada saya seperti bisa bernafas kembali. Sebelumnya saya tidak tahu mesti gimana, wong bulan lalu baru saja pinjem bank buat ngisi dagangan Lebaran. Belum sempat balik modal, semua sudah jadi abu," ceritanya sambil terisak.
Hampir 25 tahun, warga Jl Kerantil ini menghabiskan hidupnya berjualan palen dan plastik di pasar sentra Kota Patria ini. Dia menempati stand di lantai satu yang belum habis masa kreditnya sejak pasar itu dibangun baru sekitar tahun 2010 lalu.
Kebakaran yang melanda standnya seakan melengkapi beban hidup, karena dia juga harus menanggung hidup suamiku yang terserang stroke pekan lalu.
"Terusan mbak cobaannya, suami stroke, anak saya baru keluar rumah sakit kena typus, sekarang kebakaran ini," kenangnya.
Hari ini, bersama ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Legi lainnya, Suliatin didata oleh Pemkot Blitar untuk mulai memilih lokasi tempat berjualan yang baru. Selain itu, pendataan juga berkaitan dengan daftar para pedagang yang akan menerima bantuan modal dari Pemkot Blitar. (fat/fat)











































