Selama Ramadan 54 PMKS Dipulangkan, Dua Orang Positif HIV

Selama Ramadan 54 PMKS Dipulangkan, Dua Orang Positif HIV

Zaenal Effendi - detikNews
Senin, 11 Jul 2016 11:19 WIB
Selama Ramadan 54 PMKS Dipulangkan, Dua Orang Positif HIV
54 PMKS terjaring Pemkot Surabaya dipulangkan/Foto: Zainal Effendi
Surabaya - 54 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terjaring Pemkot Surabaya selama ramadan dan lebaran dipulangkan ke kota asal masing-masing.

Sebelum dipulangkan, puluhan PMKS ini mendapat arahan dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Bahkan, para PMKS yang akan dipulangkan menggunakan mobil rental yang disewa pemkot ini juga sempat diancam akan dipidanakan oleh Risma jika kembali terjaring.

"Kami punya datanya, kalau sampai kembali lagi saya tidak segan akan memproses melalui jalan hukum. Karena di Surabaya ada perda yang melarang," kata Risma di halaman Taman Surya usai acara halal bi halal, Senin (11/6/2016).

Risma juga menyesalkan perbuatan mereka yang lebih memilih mencari rezeki dengan cara meminta-minta, dibandingkan harus bekerja. Di hadapan para PMKS, mantan Kepala DKP dan Bappeko ini sempat mencontohkan dihadapan PMKS jika di lingkungan Pemkot terdapat tiga pegawai lansia yang masih mau bekerja meski umur tak lagi muda.

"Lihat ini, mereka ini masih mau bekerja. Mereka memilih bekerja dibandingkan harus mengemis. Tidak ada yang lebih terhormat selain bekerja dibanding mengemis," ujarnya.

5 Dari 54 PMKS yang terjaring merupakan PSK yang masih nekat beroperasi dan terjaring. Bahkan dua diantaranya positif HIV.

"Kami juga sudah berikan surat keterangan ke Dinkes dan Kepala Daerah para PSK ini, bahwa mereka telah positif HIV-AIDS. Sehingga akan ada perhatian khusus sehingga tidak lagi bekerja seperti ini," jelas mantan Kepala DKP Surabaya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo menambahkan, selama ramadan, PMKS yang terjaring sebanyak 54 orang. Dengan rincian, psikotik 4, gepeng 45 orang, PSK 5 orang.

"Untuk psikotik, baru bisa dipulangkan kalau sudah sembuh. Kalau belum harus dikarantina terlebih dahulu," ungkapnya.

Mantan Camat Kenjeran Surabaya ini menegaskan PMKS ini berasal 14 daerah asal diantaranya Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri, Blitar, Pasuwuran, Banyuwangi, Probolinggo, Jember, dan Madiun. "Selama perjalanan, mereka akan didampingi oleh petugas dari Dinsos sampai tempat tujuan," pungkas Supomo. (ze/fat)
Berita Terkait