Pemkab Pasuruan akan Bangun Dua Bendungan dan Kolam Retensi Atasi Banjir

Pemkab Pasuruan akan Bangun Dua Bendungan dan Kolam Retensi Atasi Banjir

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 03 Jul 2016 09:36 WIB
Pemkab Pasuruan akan Bangun Dua Bendungan dan Kolam Retensi Atasi Banjir
Foto: Muhajir Arifin/Ilustrasi
Pasuruan - Setiap musim hujan, wilayah Kabupaten Pasuruan selalu dilanda banjir akibat meluapnya tiga sungai yang membelah wilayah ini. Bukan hanya banjir, longsor juga setiap saat mengancam.

Tingginya kerawanan banjir dan longsor disadari betul Pemkab Pasuruan. Bupati Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) menegaskan pemda tengah berupaya keras mencari solusi komprehensif.

"Soal banjir, pemkab tidak mau serampangan. Solusi jangka panjangnya akan dibangun bendungan dan kolam retensi. Dinas Pengairan sudah melakukan kajian dan hasilnya sudah diajukan ke pusat untuk dukungan anggaran," kata Gus Irsyad, Minggu (3/7/2016).

Gus Irsyad menjelaskan, dua bendungan direncanakan dibangun di wilayah Kecamatan Sukorejo. Bendungan ini, kata dia, akan menahan arus air dari hulu di Prigen dan Purwosari saat hujan lebat.

"Dengan adanya bendungan air yang selama ini langsung menuju Sungai Welang yang selalu menyebabkan banjir bisa ditahan. Selain mencegah banjir, otomatis akan mengurangi risiko longsor," terangnya.

Bendungan kedua akan dibangun di wilayah Kecamatan Kejayan. Bendungan ini nantinya diharapkan bisa menahan air dari Purwodadi dan Lawang, Malang, sehingga air tidak langsung menuju Sungai Rejoso. Seperti diketahui luapan Sungai Rejoso selalu mengancam sejumlah kecamatan di wilayah timur saat musim hujan.

"Selain itu, normalisasi sungai tetap akan kami upayakan dilakukan oleh Pemprov, karena DAS-DAS (daerah aliran sungai) tersebut wewenang Pemprov," tandasnya.

Bupati peraih 43 penghargaan selama 2015 ini juga membeberkan rencana pencegahan banjir langganan di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Bangil dan Beji, yang disebabkan luapan Sungai Kedunglarangan.

"Untuk Kedunglarangan akan dibangun kolam retensi (penampungan). Kita usulkan ke pemerintah pusat luasanya sekitar 20 hektar. Kolam ini akan dibangun di Beji di titik bertemunya Sungai Kedunglarangan dan Wrati," jelasnya.

9 Hingga 10 kecamatan di Kabupaten Pasuruan selalu terancam banjir dan longsor saat musim hujan. Apalagi, Kamis (30/6) lalu, banjir besar melanda 42 desa/kelurahan di delapan kecamatan. Lebih dari 53 ribu jiwa terdampak banjir ini.

(fat/fat)
Berita Terkait