2.000 Kubik Batu Kricak Digunakan Perbaiki Trek Akibat Banjir di Pasuruan

2.000 Kubik Batu Kricak Digunakan Perbaiki Trek Akibat Banjir di Pasuruan

Yakub Mulyono - detikNews
Jumat, 01 Jul 2016 16:48 WIB
2.000 Kubik Batu Kricak Digunakan Perbaiki Trek Akibat Banjir di Pasuruan
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Sekitar 2.000 kubik batu kricak digunakan PT KAI Daops IX Jember untuk memadatkan trek kereta api yang terkikis, akibat banjir di sekitar Bangil-Pasuruan.

Batu kricak itu digunakan untuk menggantikan batu kricak sebelumnya.
Batu tersebut berfungsi sebagai penopang rel. Akibat banjir kemarin, batu kricak di wilayah tersebut ikut terkikis air.

"Batu kricak ini digunakan pada trek kereta api sekitar 800 meter antara Bangil - Pasuruan. Kami harapkan nanti malam pengerjaan ini sudah selesai," kata Manajer Humas PT KAI Daops IX Jember, Krisbiyantoro, Jumat (1/7/2016).

Setelah selesai, lanjut Kris, rel tersebut akan diujicoba menggunakan Mesin Perawatan Jalur Rel (MPJR) dengan kecepatan terbatas, yakni maksimal 5 Km per jam.

"Jika nanti malam rampung, maka besok Sabtu langsung kami lakukan uji coba. Di sana akan ketahuan kekuatan rel karena sudah ada alat pengukurnya di MPJR itu," terang Kris.

Perlintasan Bangil - Pasuruan terkena banjir. Akibatnya, hari ini PT KAI Daops IX Jember membatalkan pemberangkatan lima kereta api, yakni Logawa, Sri Tanjung, Tawang Alun, Mutiara Timur dan Probowangi. (fat/fat)
Berita Terkait