Salah satu yang menjadi perhatian Pemkot Surabaya yaitu soal kenyamanan tamu. Pemkot ingin kenyamanan sudah dirasakan para tamu sejak pertama kali landing di bandara.
"Nanti para delegasi akan disambut kalungan bunga oleh Cak dan Ning serta langsung didampingi oleh liaison officer (petugas pendamping) yang sifatnya melekat kepada tiap delegasi," kata Wali Kota Tri Rismaharini saat rapat bersama Menteri PUPR di Jakarta, dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (1/7/2016).
Petugas LO melibatkan pelajar setingkat SMA/SMK di Surabaya. Nantinya LO, kata Risma akan mendapatkan pelatihan khusus dari Direktorat Protokoler Kementerian Luar Negeri RI.
Selain LO, Pemkot menyiagakan dokter setara jumlah delegasi. Jadi ratusan dokter akan stand by mengawal masing-masing delegasi untuk memberikan penanganan cepat bilamana dibutuhkan.
Menteri PUPR RI M. Basoeki Hadimoeljono, dalam rapat tersebut menjelaskan bahwa Indonesia, khususnya Surabaya harus mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi sekitar 194 negara yang hadir.
Senada dengan Risma, Basoeki juga menekankan pada perlakuan terhadap para peserta Prepcom 3. "Kita harus upayakan para peserta merasakan kenyamanan. Serta tak melupakan faktor keamanan yang pastinya menjadi faktor utama," ujarnya. (ze/fat)











































