"Faktor banjir di Pasuruan ini diperkirakan akibat curah hujan sedang. Kedua, bertepatan dengan air laut pasang. Di Selat Madura gelombang tinggi sampai 3 meter. Jadi kapasitasnya nggak mampu dan meluap," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur Sudarmawan, Kamis (30/6/2016).
Sudarmawan menerangkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda dan BMKG Maritim Tanjung Perak terus memberikan update informasi perkiraan cuaca dan tinggi gelombang ke BPBD Provinsi Jawa Timur.
"BMKG rutin memberikan informasi ke sini. Bahwa Juni sudah memasuki musim kemarau, tetapi bahasa BMKG musim kemarau basah. Di bulan Juni ada beberapa daerah yang curah hujannya tinggi," tuturnya sambil menambahkan, kondisi cuaca saat ini dipengarahui La Nina.
Sebelumnya, hujan deras melanda di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/6) malam. Hujan tersebut membuat Sungai Kedunglarangan dan Sungai Welang meluap dan menyebabkan jalur lalu lintas Surabaya-Probolonggo sementara ditutup.
Jalur lalu lintas Probolinggo-Surabaya dialihkan lewat Purwosari, sedangkan jalur kota Pasuruan menuju Probolinggo aman dilintasi.
Luapan sungai Kedunglarangan dan Welang membuat beberapa pemukiman dan ruas jalan desa Kelurahan Kalianyar, Desa Tambakan Kecamatan Bangil, terendam banjir sekitar 50 cm.
Jalan dan pemukiman di Dusun Plinggisan, Dusun Sidogiri, Dusun Klampis, Dusun Ngempit, Dusun Tambakrejo Kecamatan Kraton, Dusun Sukorejo dan Dusun Sungikulon Kecamatan Pohjentrek, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30-60 cm.
Banjir tersebut juga mengakibatkan jalan pantura Kraton sekitar 30-50 cm, dengan arus lalu lintas melambat.
Hingga pukul 16.00 wib ini, di wilayah Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan ketinggian air di pemukiman sebelah selatan jalan sekitar 1 meter. Sedangkan di sebelah utara jalan, ketinggian air mencapai sekitar 30-50 cm. Ada 7 warga yang dievakuasi dan titik tempat pengungsian sementara di Balai Desa Tambakrejo dan Masjid desa Tambakrejo.
"Saat ini tim reaksi cepat BPBD, relawan BPBD, Satpol PP dam polantas siaga di wilayah banjir. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, sedangkan aparaturnya selalu siapsiaga terhadap peringatan dini," tandasnya. (roi/fat)











































