Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayan menjelaskan, titik api yang membakar perahu dini hari tadi sudah diketahui. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Titik api sudah kita ketahui. Namun sumber api masih perlu pendalaman lagi," kata kapolres, Kamis (30/6/2016).
Menurut keterangan anak buah kapal, jelas kapolres, perahu milik Atik, selain memuat sembako juga membawa BBM. Posisi perahu saat terbakar sedang sandar di dermaga dan posisinya di tengah. Perahu bersiap akan berangkat menuju Pulau Sepudi.
Tiba-tiba ada ledakan dari dalam perahu. Tiga ABK langsung menyelamatkan diri melompat ke laut. Sementara identitas tiga ABK yang selamat yakni Arwan, Paik dan Ipul (Nakhoda), semuanya warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam.
Tiga mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi tidak sanggup memadamkan kobaran api yang sangat hebat. Kini bangkai perahu tersisa puing-puing dan posisinya terbawa arus ke sisi barat pelabuhan dan kobaran api sudah padam.
(fat/fat)











































