Akibatnya terjadi antrean kendaraan dari arah Surabaya dan sebaliknya, dari arah Banyuwangi. Untuk mengalirkan kendaraan, polisi mengalihkan arus.
Kendaraan dari arah timur dialihkan menuju Wonorejo kemudian tembus Purwosari. Sedangkan dari arah Surabaya, dicegat di Bangil kemudian diarahkan ke Pandaan.
"Dari arah Surabaya kita cegat dan arahkan ke Pandaan," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Rian Septia Kurniawan.
Pantauan di lokasi, banjir di jalan raya belum menunjukkan tanda-tanda surut. Puluhan motor yang nekat menerobos banjir mogok. Demikian juga sejumlah kendaraan roda empat.
KBO Lantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Jayadi, menyebut, sejak dini hari pihaknya sudah menghalau kendaraan yang akan melintasi lokasi banjir dan diarahkan ke Wonorejo.
"Antrean dari timur tidak begitu panjang karena sudah kita halau dan arahkan ke Wonorejo," kata Jayadi.
Selain merendam jalur pantura, banjir akibat meluapnya sejumlah sungai ini merendam puluhan desa di tujuh kecamatan, yakin Beji, Bangi, Kraton, Pohjentrek, Rejoso, Winongan dan Grati. Banjir terparah terjadi di Rejoso dan Kraton.
(fat/fat)











































