Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bus nopol N 7851 UG tersebut bermula saat bus melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Sampai di lokasi kejadian jalanan menurun, bus tiba-tiba meluncur deras dan membanting setir ke kiri hingga menabrak jembatan Dusun Blimbing, Desa Parerejo.
Usai menabrak jembatan, bus terguling dan badannya menutup separuh jalan. Belum diketahui penyebab kecelakaan. Namun diketahui saat kejadian, kondisi gerimis sehingga hujan licin.
"Tiba-tiba bus meluncur kencang dan tabrak jembatan lalu terguling," kata Muid, salah seorang warga, Senin (27/6/2016).
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Rian Septia Kurniawan, mengatakan kecelakaan disebabkan jalan licin sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya.
"Bukan rem blong. Jalannya licin karena gerimis. Sopir tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Biasanya kan, bannya halus karena vulkanisir," jelasnya.
Akibat kecelakaan ini, polisi harus memberlakukan contraflow agar kemacetan tidak semakin parah. Rian menyebut, bus tersebut berpenumpang 7 orang termasuk sopir dan kenek.
(fat/fat)











































