Manajer Proses dan Transportasi Kantor Pos Mojokerto Nur Hayati mengatakan, peningkatan pengiriman barang terjadi sejak 20 Juni 2016. Jika sebelumnya rata-rata sehari barang yang dikirim sebanyak 80 kantong besar, saat ini naik hingga 160 kantong atau 15 ton per hari.
"Sebagian besar pengiriman barang-barang kebutuhan lebaran, seperti kue lebaran, parsel, pakaian dan sandal," kata Nur Hayati kepada detikcom, Jumat (24/6/2016).
Nur Hayati menjelaskan, permintaan jasa pengiriman barang itu berasal dari warga Mojokerto dengan tujuan beberapa daerah di Jawa Timur hingga Sumatera dan Kalimantan. Seperti pakaian dan sandal, tujuan pengiriman sebagian besar ke Probolinggo, Pasuruan dan Samarinda, Kalimantan Timur.
"Kalau kue lebaran pengiriman dari Mojokerto ke Jakarta sampai Aceh," ujarnya.
Tingginya permintaan jasa pengiriman barang, lanjut Nur Hayati, tentu saja membuat petugas Kantor Pos Mojokerto kewalahan. Setiap harinya, ratusan kantong besar barang tak terangkut oleh armada yang datang tiap pukul 15.00 dan 22.00 Wib.
Oleh sebab itu, sejak 20 Juni lalu, pihaknya menambah satu armada pengangkut dengan kapasitas 7 ton. Armada tambahan itu mengangkut barang dari Kantor Pos Mojokerto pukul 04.00 Wib.
"Jadi saat ini pengambilan barang ke Kantor Pos Mojokerto tiga kali dalam sehari. Barang ini dikirim ke pusat pengolahan surat dan paket barang di Surabaya untuk dipilah pengirimannya via kapal laut atau pesawat," pungkasnya. (fat/fat)










































