Namun hal itu dibantah oleh polisi. Pelaku hanya mengacung-acungkan senjata tajam. Yang pasti, peristiwa pencurian motor di sebuah rumah kosong itu dapat digagalkan.
"Ada empat pelaku menggunakan dua motor," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Simun, Senin (20/6/2016).
Pelaku tersebut sudah dibuntuti sejak di kawasan MERR. Saat di Semolowaru Tengah, mereka berhenti di sebuah rumah. Satu dari tiga pelaku masuk dengan melompati pagar. Dua polisi datang untuk menggagalkan aksi itu. Namun para pelaku melawan dan akhirnya kabur.
"Pelaku memang mengeluarkan senjata tajam, tetapi tidak sampai dibacokkan," tandas Simun.
Dari informasi yang dihimpun, polisi yang terluka bacok itu adalah Bripka Didit. Sementara satpam yang juga terluka adalah Mustain (57). Didit mengalami luka bacok di tangan sementara Mustain terbacok di dada. Mustain kini tengah menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo.
Mengapa polisi tak melawan? Dikabarkan Didit dan temannya tidak membawa pistol saat berusaha menggagalkan aksi pencurian itu. Pistol mereka ditarik namun belum diketahui penyebab mengapa pistol mereka ditarik. (fat/iwd)










































