Ketiga korban yang merupakan satu keluarga ini mengendarai mobil melaju dari arah barat menuju timur. Tiba di lokasi perlintasan rel, mobil berniat menyeberang.
Apesnya, saat roda depan mobil mendekati rel, dari arah timur melaju KA dengan kecepatan tinggi. Pengemudi mobil, Slamet Hariyadi (46), asal Desa Gitik, Rogojampi, Banyuwangi, tak sempat menghindar. Akibatnya, moncong kereta menyambar bagian depan mobil. Saking kencangnya, mobil sempat terseret hingga radius 10 meter.
Untungnya, seluruh penumpangnya selamat, hanya mengalami trauma. Tiga penumpang itu, Ina Maryani (45) dan kedua anaknya, Farel Inaldi (12) dan Karisa Ashara (8). Sedangkan kereta yang dengan Masinis Jeny F ini tetap melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
Kejadian ini mengagetkan warga di sekitar lokasi. Mereka langsung berhamburan memberikan pertolongan. Karena hanya bagian depan mobil yang rusak, keempat penumpangnya bisa dievakuasi dengan cepat. Seluruh penumpang juga mendapatkan pertolongan dengan cepat.
"Keempat penumpang mobil hanya trauma, tak ada luka serius," kata Kapolsek Kalibaru, AKP Bambang SP kepada detikcom via seluler, Sabtu (17/6/2016).
Polisi masih menyelidiki insiden tersebut. Dugaan sementara, pengemudi mobil kurang hati-hati ketika hendak melintasi jalur kereta. Sehingga, tak memperhatikan saat ada kereta melaju kencang.
"Mobil diduga tak melihat ada kereta akan melintas. Kita masih selidiki penyebab kecelakaan ini," pungkas Kapolsek Bambang.
Jalur rel KA ini memang berdekatan dengan lokasi perumahan. Sehingga, cukup rawan. Padahal, petugas kerap memberikan himbauan ke warga agar berhati-hati ketika hendak melintasi jalur kereta api. (bdh/bdh)











































