Diceritakan Mujiati (53), awalnya Rabu lalu, Suprayitno, suaminya mengajak Ardin (9) anak bungsunya membeli lauk untuk berbuka puasa di Jalan Soekarno-Hatta.
"Waktu itu jalan-jalan sama yang kecil Ardin itu, jam tiga beli untuk buka puasa pindang kikil tiga bungkus sama yang lain lainya," ujar Mujiati, Jumat (17/6/2016).
Awalnya lanjut Mujiati, hingga jam 12 malam usai menyantap menu berbuka, dirinya dan keluarganya tidak merasakan gejala apa-apa.
"Malamnya jam satu bareng-bareng kena diare muntah muntah gitu, rasanya pusing pusing gitu sama perut itu rasanya sakit kaya putar-putar gitu mas," terangnya.
Khawatir keadaan semakin parah, Mujiati (40), Suprayitno (50) suaminya dan kedua anaknya Devis Rivando (17) serta Ardin (9) dilarikan ke RS Muhammadiyah Ponorogo untuk mendapat perawatan intensif.
Menurut pihak Rumah Sakit, belum bisa memastikan penyebab diare keempat anggota keluarga tersebut, murni akibat keracunan atau ada penyebab lain.
"Ya diare aku saja, seperti pasien biasa diare saja, ya kalo besok tidak diare sudah boleh pulang," terang dokter RS Muhammadiyah, Dr Sudarmanto, usai memeriksa korban. (fat/fat)











































