Korban adalah Wawan Iswahyudi, warga Desa Brumi Pilang Kenceng, Caruban, Madiun. Korban tersetrum saat membetulkan plafon yang hendak jatuh.
"Ada plafon yang terlepas dan hendak jatuh. Korban menyanggupi bisa mengambil dan memperbaiki plafon itu," ujar Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP I Gede Made Wasa kepada wartawan, Rabu (15/6/2016).
Korban kemudian naik ke genteng. Kebetulan di atas bangunan melintang sebuah kabel bertegangan tinggi yang jarak dengan genteng sangat dekat. Diduga korban tak menyadari keberadaan kabel tersebut. Secara tak sengaja lehernya menyentuh kabel tersebut.
Korban langsung tersetrum. Korban juga tak bisa melepaskan diri karena kabel itu seakan melekat di lehernya. Korban tewas dengan kondisi lehernya tersangkut kabel.
Tersetrumnya korban ternyata membuat terjadinya korsleting listrik. Korsleting itu sempat membakar atap bangunan sehingga PMK pun dipanggil. Setelah api dipadamkan, PMK segera mengevakuasi korban menggunakan skylift. (fat/iwd)










































