2 Item jajanan takjil yang mengandung formalin itu yakni rambak dan mie. "Dari tes lab cepat hasilnya positif mengandung formalin," kata Kepala BBPOM Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa di sela-sela tes, Selasa (14/6/2016).
Untuk mengetahui hasil pastinya, Dewa mengaku akan kembali melakukan tes lanjutan dilaboratorium besar. Meski masih ditemukan dugaan penggunaan bahan formalin, Dewa mengaku puas karena dibandingkan tahun lalu jumlahnya menurun.
"Jika dibandingkan tahun lalu hasilnya terus menurun berkat pengertian para penjual makanan yang makin peduli," pungkasnya.
Terkait 2 temuan itu, BBPOM akan segera melakukan pembinaan terhadap pedagang makanan yang melanggar.
Sedangkan 6 item sampel jajanan dan makanan buka puasa di Masjid Agung Surabaya yang dites yakni, rambak, mie, agar-agar, cincau, cumi, krupuk, tahu dan siomay. (ze/fat)










































