Jember Expo Center dibuka Bupati Jember dr Faida, Minggu (12/6) kemarin dan akan ditutup pada 12 Agustus 2016 mendatang.
Salah seorang peserta Expo Asnawi (46) mengatakan, hari pertama dibuka oleh Bupati Jember dr. Faida, jumlah pengunjung lebih banyak dibanding sekarang.
"Omzet penjualan saya kemarin mencapai Rp 600.000 sehari. Sekarang, saya baru bisa menjual tiga potong pakaian dengan penjualan sekitar Rp 120.000," terang Asnawi, seorang pedagang konveksi, Senin (13/6/2016).
Asnawi merupakan pengrajin konveksi di Desa/Kecamatan Arjasa. Setiap harinya dia melayani pembelian konveksi partai maupun eceran.
"Saya menjual pakaian saya mulai harga Rp 25.000 untuk pakaian anak anak hingga Rp 1,6 juta untuk gaun wanita," sebutnya.
Winda (22), penjaga stand konveksi di lantai II Hardy's Mall mengaku belum mendapatkan pembeli pada hari kedua ini. "Belum ada satupun yang membeli. Hari ini sangat sepi. Saya harap nanti malam sehabis buka puasa bisa lebih ramai," ungkapnya.
Dari pantauan di lapangan, tidak hanya sepi pengunjung, bahkan ada beberapa stand UMKM yang ditutup. Salah satunya yakni stand penjualan Handycraft.
"Kami menilai ke depan Expo ini akan sepi, jadi setelah tutup Minggu (12/6) jam 9 malam kemarin, kami tidak membuka lagi pada hari kedua," kata peserta Expo Handycraft berbahan baku kertas daur ulang, Muhammad Masnif.
Pria berusia 23 tahun itu menuturkan, usaha Handycratf yang dijalankan itu milik komunitas. Sehingga keputusan penjualan didahului dengan musyawarah.
"Kami akan rapatkan lagi nanti malam. Kalau memang kondisinya masih sepi dan tidak menjanjikan, lebih baik kami tidak buka stand," tegasnya.
Ketua Panitia Expo UMKM Jember Nugraha saat dikonfirmasi membenarkan kondisi sepinya pengunjung pada hari kedua tersebut. "Hari pertama tercatat ada sekitar 1.000 pengunjung yang datang, sekarang mungkin turun menjadi 500 pengunjung," kata Nugraha saat dikonfirmasi via telepon seluler.
Berdasarkan data, dari 300 stand UMKM yang disiapkan, baru terisi sekitar 50 stand mulai lantai I hingga lantai V. Mengenai hal itu, Nugraha sudah berkomunikasi dengan kalangan pelaku usaha. "Kebanyakan mereka mau membuka stand di Hardy's Mall setelah Hari Lebaran, karena saat ini mereka sibuk mengurus pertokoannya," tukasnya.
Walaupun kondisi sepi pengunjung ini sudah diprediksi, namun pihaknya mengakui tetap harus menjalankan Soft Opening pada Minggu (12/6) kemarin. "Ini sudah jadwal. Kita akan lihat kondisinya, jika semakin ramai maka selanjutnya kami akan lakukan Grand Opening," ujarnya. (fat/fat)











































