Akibatnya, 200 KK lebih menjadi korban dampak banjir Rob dan tidak bisa melakukan aktivitas lagi. Camat Kraksaan Sugeng Wiyanto, saat mendatangi ke lokasi mengaku warga Desa Kalibuntu menjadi korban banjir Rob mulai merata. Padahal, semula hanya 3 dusun saja.
"Saat ini pemerintah melakukan pembangunan tanggul. Khusus di Desa Kalibuntu akan lebih dimaksimalkan penambahan tanggul pada tahun 2017 mendatang," kata Sugeng di lokasi.
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandy, mengaku bahwa peristiwa tahunan ini b terjadi di tiga titik. Yakni, di Kalibuntu, Randu Tatah Paiton dan Pajurangan Kecamatan Pajarakan.
"Biasanya tidak berlangsung lama. Namun, saat ini melebihi jangka waktu seperti basanya. Kami masih melakukan pendataan untuk kerugian material milik warga yang menjadi korban banjir Rob ini," jelas Dedy, saat dihubungi. (fat/fat)











































