Belum diketahui apakah miras tersebut asli atau palsu. Yang pasti tidak ada cukai tertempel di botol miras tersebut. Selain menemukan botol miras, polisi juga menemukan banyak lembaran cukai yang belum terpasang. Selain itu, ditemukan juga ratusan botol miras kosong dengan merk ternama.
"Dengan melihat apa yang kami temukan, kami menduga gudang ini tidak hanya digunakan untuk menyimpan saja tetapi juga digunakan untuk memroduksi miras oplosan," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Iman Sumantri kepada wartawan, Rabu (1/6/2016).
Iman menduga pelaku membeli miras asli kemudian mencampurkannya dengan miras palsu dan dituangkan ke botol miras bekas. Agar benar-benar seperti asli, pelaku menempelkan pita cukai. Namun agar semuanya jelas, polisi akan menyelidikinya.
"Akan kami selidiki kasus ini," lanjut Iman.
Sebenarnya tak ada kecurigaan bahwa gudang itu berisi ratusan miras. Dari luar memang tidak terlihat adanya miras. Pelaku sengaja memasang beberapa loker untuk melindungi miras yang ad adi belakangnya. Begitu loker disingkirkan, maka akan terlihat jelas ratusan botol miras di belakangnya.
"Kami memang berperang dengan miras menjelang Ramadan ini," tandas Iman. (fat/iwd)











































