Hasil kreativitas seniman asal Jerman, Kerstin Schulz, ini diharapkan memancing kreativitass anak-anak dan pemuda di Indonesia, khususnya di Surabaya. Hasil karya seni ini juga bisa dinikmati di Grand City Mall mulai 30 Mei- 5 Juni.
Selain dress, pameran instalasi seni menggunakan pensil ini juga menampakkan siluet wajah yang terlihat di bagian kanan dan depan. Siluet wajah tersebut dari bentukan 1.000 pensil setinggi 50cm-60cm. Siluet wajah hingga dada ini tampak perpaduan pensil yang dilem dan dikaitkan dengan kawat.
Rupanya, pameran kreativitas seni pensil ini juga menarik perhatian pelajar dan mahasiswa. Jika dress wanita dan siluet wajah tampak bagus dengan tumpukan pensil, diperkirakan rancangan bangunan juga bisa dibuat.
"Kalau baju saja bisa dibentuk dari pensil, berarti rancangan bangunan atau benda lainnya juga bisa dibentuk," jelas seorang mahasiswa arsitektur, Wijaya, saat menikmati pameran seni 'Kreativitas Tanpa Batas', Senin (30/5/2016).
Untuk memancing kreativitas anak, juga digelar lomba menggambar, mendesain karakter dan bermain seru, dengan tema bermacam-macam. Dan lomba untuk pemuda-pemudi lomba bertema kepedulian lingkungan menggunakan produk art dan graphic. Selain itu ada lomba menulis cerita pendek dengan cara manual.
Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Fransiska Remila menjelaskan pameran seni dan lomba menggambar ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada semua karya.
"Dan Indonesia merupakan negara ketiga di Asia yang mendatangkan karya ini selain Jepang dan Singapura. Setelah dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya kegiatan akan juga dilangsungkan di Medan," tambahnya.
(roi/fat)










































