"Kejadian ini berawal saat anak pemilik rumah sedang mengisi bensin eceran ke dalam botol," ujar Humas Polsek Tandes Aiptu Sumantri kepada detikcom, Selasa (31/5/2016).
Rumah tersebut adalah milik Bahri. Saat itu Lia, anak Bahri, sedang mengisi botol dengan bensin yang hendak dijual eceran. Kebetulan Lia mengisi bensin eceran di dekat dapur tempat ibunya memasak.
Sebenarnya bukan bensin yang langsung terciprat dan menimbulkan api, tetapi uap bensin lah yang tersulut dan tersambar api. Api itu kemudian merambat ke tumpukan botol bensin dan membuat api semakin membesar.
Api makin liar dan kemudian membakar barang-barang yang ada di toko bangunan. Tak hanya itu, api juga merambat ke ruangan yang digunakan untuk toko pakaian. Banyaknya benda yang mudah terbakar membuat api semakin membesar. "Lima unit mobil PMK datang dan segera melakukan pemadaman," lanjut Sumantri.
Setelah berjuang selama satu jam, api bisa dikuasai. Namun api sudah membakar 80 % dari keseluruhan bangunan.
(iwd/fat)










































