Ajak Kencan Pria Kenalan di FB, Seorang Janda Bawa Kabur Motor

Ajak Kencan Pria Kenalan di FB, Seorang Janda Bawa Kabur Motor

Ghazali Dasuqi - detikNews
Selasa, 31 Mei 2016 07:46 WIB
Situbondo - Ulah Nur Aida (36) mengelabui pria kenalannya di facebook berakhir di tangan anggota Unit Resmob Polres Situbondo. Janda 2 anak ini disergap karena telah membawa kabur sepeda motor Honda Vario N 5845 NBC.

Sepeda motor itu digasak wanita asal Kepulauan Raas Madura ini setelah pemiliknya, Hartono, warga Paiton Probolinggo, diajak bertemu di sebuah hotel di Situbondo. Nur Aida sendiri ditangkap anggota Resmob pimpinan Aiptu I Wayan Parka saat berdua dengan pria kenalannya yang lain, di hotel Kecamatan Panji.

Sementara sepeda motor hasil curiannya sudah dititipkan di rumah temannya di Kecamatan Jangkar. Selain Honda Vario N 5845 NBC, dari tangan si janda ini polisi juga mengamankan sebuah HP, sejumlah KTP dan SIM C atas nama orang lain, uang tunai Rp 181 ribu dan sebuah tas hitam.

"Pelaku ditangkap tadi malam, saat ada di sebuah hotel. Barang bukti sepeda motor itu sudah dititipkan di rumah temannya di Jangkar, karena rencana pelaku mau dibawa pulang ke Raas Madura," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP I Gede Lila Buana Arta, Selasa (31/5/2016).

Keterangan detikcom, perkenalan Nur Aida dengan Hartono terjadi lewat media sosial facebook. Setelah semakin akrab, keduanya berinisiatif bertemu di Hotel Ramayana Situbondo, pada Minggu (29/5) lalu. Di kamar hotel ini, keduanya bahkan sempat dua kali berhubungan badan. Usai berhubungan korban pun bergegas mandi. Nah, saat itulah Nur Aida langsung menggasak sepeda motor milik Hartono.

Di depan polisi, Nur Aida mengakui kenal dengan korbannya melalui media sosial facebook. Menurut dia, inisiatif bertemu di hotel itu muncul dari Hartono, bukan dirinya. Si janda ini juga bersikukuh mengaku baru kali ini melakukan aksi pencurian sepeda motor, karena ingin memiliki. Karenanya dia berencana membawa pulang sepeda motor Honda Vario tersebut ke rumahnya di Kepulauan Raas Madura.

Namun, polisi tampak enggan percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku. Apalagi dari tangan Aida polisi menemukan sejumlah KTP dan SIM C atas nama orang lain.

"Makanya kami masih terus mendalami kemungkinan adanya TKP lain yang sudah dilakukan oleh pelaku. Sekarang pelaku masih terus menjalani pemeriksaan," tandas AKP I Gede Lila Buana Arta. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini