Seorang Pedagang Sebut Kebakaran Pasar Besar Malang dari Lapak VCD

Seorang Pedagang Sebut Kebakaran Pasar Besar Malang dari Lapak VCD

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 26 Mei 2016 08:13 WIB
Seorang Pedagang Sebut Kebakaran Pasar Besar Malang dari Lapak VCD
Foto: M Aminudin
Malang - Penyebab terbakarnya lantai dasar Pasar Besar Kota Malang belum bisa diketahui. Namun saksi mata menyebut titik api berawal dari lapak pedagang VCD berada di lorong pintu 18 atau sisi timur dari pasar.

"Saya lihat api dari pedagang VCD, melihat itu sempat saya siramkan air di sekitar lapak dagangan kopi ibu saya," cerita Ahmad Junaidi (32), saksi mata kepada wartawan di lokasi kebakaran, Kamis (26/5/2016).

Junaidi mengungkapkan, dirinya kala itu sedang membantu ibunya untuk memulai berdagang kopi di lantai dasar, itu merupakan rutinitas dirinya setiap pagi hari.

"Tahu ada api saya beritahu warga dan petugas pasar. Api cepat sekali, karena angin cukup kencang," kenang Junaidi.

Junaidi mengaku, tidak dapat berbuat banyak ketika api dengan cepat menjalar ke lapak pedagang lainnya. Usahanya membasahi daerah sekitar kebakaran diurungkan, karena takut tersulut kobaran api.

"Saat itu langsung saya tinggal. Tidak begitu lama PMK datang," aku warga Profesor M. Yamin yang hanya berjarak beberapa meter dari Pasar Besar ini.

Dari pantauan detikcom hampir semua lapak pedagang di lantai dasar ludes terbakar. Di lokasi itu, banyak pedagang berjualan bahan-bahan rumah tangga, kue, toko sembako sampai ikan dan ayam potong.

Untuk menghindari jatuhnya korban. Dinas Pasar Kota Malang menutup semua pintu masuk pasar. Hal ini sempat membuat pedagang kelabakkan karena mereka ingin merangsek masuk untuk menyelamatkan dagangannya.

"Tidak boleh masuk ya sudah kami pasrah saja," kata Agus salah satu pedagang yang menjadi korban.

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji yang didampingi Wakapolres Malang Kota Kompol Dewa Putu Eka, terlihat mondar mandir mengendarai motor untuk memimpin langsung upaya pemadaman. Sutiaji. "Kami belum tahu penyebabnya dan berapa yang terbakar," tandasnya terpisah.

Sementara salah satu pedagang di lapak lanta dasar, Iswati mengaku dagangannya ludes tak tersisa. Sejak tahun 2000 silam, dirinya mengais rejeki di pasar terbesar di Kota Malang ini. "Kalau sudah begini mau apa. Kalau menghitung kerugian pasti cukup besar," ujar warga Jalan Peltu Sujono, Kota Malang, ini.

Kabar terjadinya kebakaran diketahui dari pedagang lain. Saat itu dirinya hendak melaksanakan salat subuh. Mendengar kabar itu dirinya ditemani sang suami langsung bergegas mendatangi lokasi.

"Saya sempat lihat. Sekitaran saya, banyak pracangan juga, selain ayam, ikan, dan dagangan bahan-bahan rumah tangga," ucap wanita berjilbab ini.

Hingga pukul 08.00 WIB, api masih membakar bagian lantai dasar pasar. Asap hitam masih membumbung tinggi di atas pintu 18, lokasi sisi timur dari kobaran api yang melahap kawasan lantai dasar. Polisi menutup seluruh akses jalan mendekati PBM, agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi kebakaran.

Pedagang bisa menjangkau lokasi lapaknya berjibaku mengevakuasi barang dagangannya. Menurut dia, kebakaran ini sudah keempat kalinya terjadi dan hari ini merupakan yang terparah hingga menghanguskan seluruh bagian lantai dasar. "Ini sudah empat kali," tegasnya. (fat/fat)
Berita Terkait