Warga Gunung Kawi Ingin Gabung Pemkot Batu, Wali Kota Eddy Rumpoko Senang

- detikNews
Senin, 16 Mei 2016 20:05 WIB
Foto: M Aminudin
Malang - Keberadaan wisata ritual Gunung Kawi di Desa/Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang saat ini kondisinya tidak ramai seperti beberapa tahun lalu. Padahal, keberadaan makam yang menjadi daya tarik para wisatawan lokal dan luar negeri merupakan tumpuan hidup masyarakat sekitarnya.

Warga selama ini bergantung usaha di kawasan wisata Gunung Kawi terbesit untuk menggabungkan diri dengan Pemerintah Kota Batu. Karena apa, para wisatawan lebih banyak memilih Kota Batu yang lokasinya berdekatan (dibatasi gunung) sebagai tujuan wisata alternatif, karena memiliki destinasi wisata cukup banyak dikenal sangat lengkap dan banyak. Lantas apa tanggapan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko soal harapan masyarakat lereng Gunung Kawi tersebut?.

"Kami menyambut baik, jika itu memang harapan masyarakat Gunung Kawi," kata Eddy Rumpoko menjawab detikcom, Senin (16/5/2016) sore.

ER begitu akrab disapa, sangat setuju bila destinasi wisata dimiliki Kota Wisata Batu digabungkan dengan wisata religi Gunung Kawi. "Kami setuju, itu bagus. Kita bersama-sama menggabungkan destinasi wisata menjadi satu paket," tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Bagi dia, sinergitas antar daerah untuk memaksimalkan potensi wisata merupakan sebuah langkah baik, untuk memajukan dunia pariwisata serta ekonomi masyarakat di sekitarnya. "Sinergitas antar daerah, ini akan menjadi bagian penting. Dimana tidak lagi ada ego sektoral, semua melangkah maju untuk kesejahteraan masyarakat," sambungnya.

Dua periode memimpin Kota Batu, ER bisa dibilang sukses menggali potensi pariwisata. Bahkan, karena kesuksesan tersebut, kini Kota Batu menjadi magnet pariwisata nasional. Hingga namanya pun bertambah menjadi Kota Wisata Batu.

Seperti diketahui, jumlah kunjungan wisata di Gunung Kawi mengalami penurunan cukup dratis. Hal ini diduga karena hanya mengandalkan keberadaan dua makam yang diyakini dan dipercaya bisa mendatangkan berkah.

Sementara jumlah wasatawan yang masih mempertahankan kepercayaan ini semakin sedikit jumlahnya, kalaupun masih ada, tentu umurnya sudah lebih dari setengah abad.

"Kami ingin adanya perhatian dari pemda, untuk kembali memajukan wisata Gunung Kawi. Apakah itu dengan menambah destinasi wisata keluarga, atau menggencarkan promosi. Kami malah berpikiran ingin bergabung dengan Kota Batu, destinasi wisata Gunung Kawi dijadikan satu paket dengan Kota Batu," ungkap Gigih Guntoro salah satu pemilik penginapan di Gunung Kawi.

Mantan Kades Wonosari ini menambahkan, keberlanjutan wisata religi Gunung Kawi kini sangat bergantung dari perhatian pemerintah daerah. Jika memang tetap dibiarkan, masyarakat sudah berkeinginan bergabung dengan Kota Batu akan sulit dibendung. "Kami taat dalam membayar kewajiban dalam hal ini pajak, tetapi kami juga butuh perhatian, dukungan agar bisa terus eksis," harap dia.

(Muhammad Aminudin/fat)