Yulian, merupakan peserta palsu alias joki untuk kelulusan peserta lain, yakni Mohamad Soleh (51) warga Pakistaji. Peserta asli yang terdaftar UN asal pusat kegiatan belajar masyarakat PKBM Bayuangga.
Berawal terungkapnya joki UN paket B saat kecurigaan petugas pengawas ujian mencurigai peserta yang seharusnya ditempati peserta berusia tua, ditempati peserta muda. Saat digeledah, tidak menemui data nominatif tetap (DNT) peserta ujian tersebut teryata palsu.
"Kita sudah berkoordinasi dengan polisi, saya sudah antisipasi dengan tempat dijadikan satu. Ini aja masih ada pejokian, saya langsung mengeluarkan dan menyatakan tidak lulus peserta aslinya," ungkap Kasi Dikmas Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Asit.
Guna penyelidikan pelaku joki, langsung diamankan di Satreskrim Polres Probolinggo Kota, guna proses hukum lanjutan. Kini peserta asli, terancam tidak lulus mengikuti UN paket B Wustha tahun pelajaran 2015/ 2016. (fat/fat)











































