Awas! Jalur Selatan Banyuwangi-Jember Via Gumitir ada yang Ambles

Awas! Jalur Selatan Banyuwangi-Jember Via Gumitir ada yang Ambles

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 09 Mei 2016 18:37 WIB
Awas! Jalur Selatan Banyuwangi-Jember Via Gumitir ada yang Ambles
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Jalur lintas selatan yang menghubungkan Banyuwangi-Jember melalui Gunung Gumitir amblas, Senin (9/5/2016). Akibatnya, jalur yang menghubungkan 2 kabupaten ini mengalami buka tutup.

Jalur jalan yang amblas tersebut berada di Km 237,2 setelah patung gandrung dari arah Banyuwangi yang masuk wilayah Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Lokasi jalan yang rusak berada di tikungan kedua setelah Patung Gandrung. Tanah yang menahan besi pembatas jalan runtuh ke jurang sehingga menyebabkan badan jalan yang dihotmik mengalami keretakan dan tak layak dilalui.

"Kejadian amblasnya badan jalan terjadi sekira pukul 14.15 Wib. Amblasnya jalan ini akibat hujan deras yang melanda Gunung Gumitir," ujar Kapolsek Kalibaru, AKP Bambang SP, kepada detikcom, Senin (9/5/016).

Amblasnya media jalan ini, kata Kapolsek Bambang, sangat membahayakan kendaraan yang melintas dijalan tersebut. Apalagi, jalur tersebut sering dilalui kendaraan berat yang melintasi Banyuwangi-Jember. Median jalan yang amblas tersebut sepanjang 8 meter dan berbatasan langsung dengan jurang sedalam 5 meter.

Jalan yang ambrol itu kondisinya saat ini labil. Tiap pergerakan kendaraan bisa tambah mempengaruhi tingkat kerusakannya. Sebab itu para pengemudi diminta melajukan kendaraan secara pelan-pelan.

"Untuk sementara kita berlakukan buka tutup. Karena rawan dan rapuhnya jalur yang amblas itu kita lakukan penjagaan," tambahnya.

Saat ini, selain melakukan penjagaan, kata Kapolsek Bambang, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Banyuwangi dan Jember untuk menghimbau kepada pengendara kendaraan berat untuk tidak melewati jalur selatan dan mengalihkan kendaraannya melalui jalur utara (pantura).

"Kita juga koordinasi dengan Bina Marga untuk segera melakukan perbaikan. Kondisi saat ini masih rawan karena gelap," pungkasnya. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini