Data yang dihimpun di lokasi, mobil berpenumpang 14 rombongan peziarah asal Trawas tujuan Surabaya tersebut tiba-tiba kehilangan kendali dan terguling ke arah kanan. Akibat kejadian ini bagian kanan dan depan kendaraan rusak parah, sementara 8 penumpang luka-luka.
Para korban kemudian dievakuasi petugas yang dibantu warga dan dikirim ke Rumah Sakit Surya Abadi dan Puskesmas Prigen. Sementara bangkai minibus langsung dievakuasi untuk hindari kemacetan.
Kanitlantas Polsek Pandaan, AKP Sukiyanto mengatakan, kecelakaan terjadi karena sopir tak mengindakan aturan lalu-lintas. Menurut Sukiyanto, semua kendaraan selain trayek dilarang melintas dari arah Trawas ke Prigen lewat jalur tersebut.
"Dia (sopir) melanggar rambu, di atas sudah ada rambu, semua kendaraan dari atas atau Trawas dilarang melintasi jalur tersebut, kecuali trayek. Bahkan motor saja dilarang melintas dari arah Trawas, harus memutar dulu di jalan dalam desa," kata Sukiyanto.
Menurut Sukiyanto, saat ini sopir masih dalam perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan. (bdh/bdh)










































