"Setelah dilakukan autopsi keduanya tidak sedang dalam keadaan hamil, perutnya membesar itu karena mengalami pembusukan. Diperkirakan 2 hari ini keduanya meninggal, sedangkan di tubuhnya hanya mengalami luka lebam di kepala. Kuat dugaan akibat benda tumpul," kata seorang tim forensik RS Bhayangkara Kediri, dr Tutik saat dikonfirmasi, Kamis (5/5/2016).
Hasil pemeriksaan ditemukan adanya luka dan pendarahan di bagian kepala Katiyem. Meski begitu masih akan dilakukan tes laboratorium. Sedangkan Indah, mengalami luka lebam di wajah, diduga akibat pukulan benda tumpul. Setelah proses autopsi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU setempat.
"Jenazah setelah tiba di rumah, langsung kita salati dan segera dibawa ke makam untuk dikuburkan satu liang lahat sesuai permintaan keluarga," ungkap Katimen (40), kakak korban. (fat/fat)











































