Risma sapaan akrabnya untuk kedua kalinya mengumpulkan pengelola mall dan restoran serta memimpin langsung koordinasi di ruang rapat Wali Kota di Balai Kota Surabaya, Selasa (3/5/2016).
Menurutnya, kesuksesan Kota Surabaya sebagai tuan rumah PrepCom III juga menjadi bagian dari para pengelola mall, hotel dan restoran dengan memberikan sambutan istimewa.
"Saya tidak akan bosan untuk mengingatkan terus demi kesuksesan acara ini. Kita tidak boleh teledor dalam mempersiapkan. Sebab, bila kita sukses, Surabaya akan dipercaya lagi menggelar event internasional yang lebih besar," katanya.
Ia juga meminta kepada para pengelola mall, hotel dan restoran juga mengajarkan untuk lebih peka dan ramah pada seluruh tamu khususnya perwakilan dari 136 negara peserta PrepCom III.
"Saya akan detail dalam mengurus persiapan ini. Seperti terkait pengaturan shuttle bus juga menyiapkan satu kendaraan yang sudah diberi tanda kendaraan official untuk satu negara plus Liason Officer (LO) nya," tegasnya.
Nantinya, kata Wali Kota Perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Surabaya ini, utusan negara-negara yang akan datang ke Prepcom III UN habitat di Surabaya bukan hanya dari pemerintah (menteri), tetapi juga pemerhati perkotaan dan juga kalangan akademisi. Nantinya, sebulan jelang agenda Prepcom III UN Habitat dimulai, utusan dari UN juga akan datang ke Surabaya. Mereka akan membuat home base di Surabaya.
"Kalau bapak/ibu ada sesuatu yang ingin disampaikan, silahkan disampaikan melalui Jejaring Sapa Warga Surabaya. Saya akan pantau," sambung mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.
Agenda yang mengusung tema terkait lingkungan dan permukiman yang berlangsung pada 25-27 Juli ini diperkirakan dihadiri 2.460 peserta yang berasal dari 136 negara.
Sebelumnya, Wali Kota Risma juga me-launching website khusus untuk menyukseskan gelaran Prepcom III UN Habitat. Website prepcom3surabaya2016.id. yang 'memajang' keindahan Surabaya itu berisi segala pesona Surabaya. Dari mulai taman-taman kota, bangunan cagar budaya, hingga kuliner Surabaya. Harapannya, website tersebut akan diakses masyarakat global sehingga mendapat informasi menarik tentang Surabaya.
(ze/fat)











































