"Kegiatan ini bagian dari program pemerintah yakni menargetkan 10 juta jiwa belanegara. Ini juga termasuk bagian dari dakwah kita deradikalisasi," kata Ketua DPW LDII Jawa Timur Amien Adhy di sela acara 'Training of Trainers (ToT) Matematika belanegara bersama generasi muda LDII se-Jawa Timur' di aula Bhaskara Korem 084/Bhaskara Jaya, Senin (2/5/2016).
Permainan Matematika bela negara diantaranya berisi materi pertanyaan seputra NKRI (negara kesatuan Republik Indonesia), Pancasila, 4 pilar dan sejarah bangsa Indonesia.
"Ini permainan simulasi kayak P4 (Pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila)," tuturnya.
Amien menerangkan, pada tahun 2013 lalu, sudah digelar pendidikan bela negara di Arhanud se 8 Sidoarjo. Kali ini, pengurus mendapatkan pelatihan matematika bela negara.
"Kita mengadakan pelatihan calon pelatih untuk matematika bela negara. Dengan harapan, teman-teman dari DPD kabupaten dan kota akan melatih di daerahnya masing-masing. InsyaAllah dalam waktu satu atau dua bulan ke depan akan kita gelar permainan matematika bela negara se Jawa Timur," tuturnya.
Ia berharap, bela negara ini menjadi benteng dari warga LDII dan masyarakat sekitarnya, untuk meningkatkan nasionalisme. Katanya, radikalisme maupun pengaruh peredaran narkoba hampir simultan bersamaan untuk menghancurkan generasi muda.
"Ya kita bentengi warga kita dan masyarakat sekitar kita. Paling tidak, kita ajak mereka sadar betul bahwa nasionalisme itu penting," tandasnya.
(roi/fat)











































