Peringatan Harlah NU, Momen Dukungan NU Penetapan 1 Juni Hari Lahir Pancasila

Peringatan Harlah NU, Momen Dukungan NU Penetapan 1 Juni Hari Lahir Pancasila

Rois Jajeli - detikNews
Jumat, 29 Apr 2016 17:17 WIB
Surabaya - Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-93 NU digelar di Taman Candrawilwatika, Pandaan, Pasuruan. Acara yang akan dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati serta belasan ribuan warga nahdliyin maupun kader PDIP, akan diserahkan dukungan NU terhadap penetapan hari lahir Pancasila 1 Juni.

Ketua PBNU Saifullah Yusuf mengatakan, pencanangan hari lahir Pancasila untuk bisa membumi sebagai idiologi bangsa, karena Pancasila terbukti paling ampuh. "Di tengah negara-negara lain yang bergolak, tapi Pancasila terbukti mampu merawat kesatuan bangsa," katanya, Jumat (29/4/2016).

Puncak peringatan Harlah ke 93 yang bertemakan Meneguhkan Pancasila, mengibarkan merah putih di era globalisasi pada Sabtu (30/4/2016) besok. Kata pria yang biasa disapa Gus Ipul yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur itu mengatakan, dalam acara tersebut juga disampaikan naskah akademik tentang kelahiran Pancasila 1 Juni.

"Kita ingin Pancasila bisa diterapkan di kehidupan masyarakat sehari-hari," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari membenarkan bahwa Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan menghadiri puncak peringatan Harlah ke 93 NU di Pandaan

dibenarkan Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari. Katanya, Megawati diundang dalam kapasitasnya sebagai Presiden ke 5 RI dan juga putri sang penggali lahirnya Pancasila 1 Juni, Bung Karno.

"Insya Allah Bu Mega akan hadir saat Apel Besar NU. Di acara itu juga akan disampaikan dukungan NU agar 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila," kata Sri Untari.

Ia menambahkan, PDI Perjuangan bakal berpatisipasi di acara yang dihadiri belasan ribu warga nahdliyin dan warga PDIP.

"Kita sudah menginstruksikan DPC di daerah sekitarnya untuk mengirimkan kadernya datang ke Pandaan. Kami perkirakan ada sekitar 1.000 sampai 1.500 orang kader PDI Perjuangan," tandasnya. (roi/fat)
Berita Terkait